!--Start Related Posts-->

Senin, 10 Desember 2012

Protista



Protista adalah mikroorganisme eukariota yang bukan hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi.[1] Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau, jika membentuk koloni, bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang berbeda-beda.[2]. Dari sudut pandang taksonomi, pengelompokan ini ditinggalkan karena bersifat parafiletik. Organisme dalam Protista tidak memiliki kesamaan, kecuali pengelompokan yang mudah[3]—baik yang bersel satu atau bersel banyak tanpa memiliki jaringan. Protista hidup di hampir semua lingkungan yang mengandung air. Banyak protista, seperti algae, adalah fotosintetik dan produsen primer vital dalam ekosistem, khususnya di laut sebagai bagian dari plankton. Protista lain, seperti Kinetoplastid dan Apicomplexa, adalah penyakit berbahaya bagi manusia, seperti malaria dan tripanosomiasis.


Sejarah Klasifikasi Protista

  1. Tahun 1830an, Protista pertama kali diusulkan untuk dipisah dari makhluk hidup lain, oleh pakar biologi Jerman, Georg A. Goldfuss yang memperkenalkan istilah Protozoa yang meliputi Ciliata dan Coral.[4]
  2. Tahun 1845, penganut Goldfuss mengembangkannya agar meliputi semua hewan bersel satu seperti Foraminifera dan Amuba.
  3. Awal 1860an, istilah Protoctista sebagai kategori klasifikasi pertama kali diusulkan oleh John Hogg, yang menganggap protista harus juga meliputi apa yang dia sebut dengan hewan dan tumbuhan primitif bersel satu. Dia mendefinisikan Protoctista sebagai kingdom keempat setelah tumbuhan, hewan, dan mineral.[4]
  4. Kemudian kingdom mineral dibuang oleh Ernst Haeckel, tersisa tumbuhan, hewan, dan protista.[5]
  5. Tahun 1938, Herbert Copeland menghidupkan lagi klasifikasi Hogg. Menurutnya, "Protoctista" secara harfiah berarti "makhluk hidup pertama". Dia menyanggah istilah Haeckel protista karena meliputi mikroba tak berinti sel seperti Bakteri, sementara istilah protoctista tidak meliputinya. Sebaliknya, protoctista meliputi eukaryota berinti sel seperti diatom, alga hijau dan fungi.[6]
  6. Perombakan besar oleh Copeland ini kemudian menjadi dasar dari klasifikasi Whittaker yang hanya membagi Protoctista menjadi Protista dan Fungi.[7] Kingdom Protista ini kemudian berfungsi sebagai pembeda antara prokaryota yang dimasukkan kingdom Monera, dan mikroorganisma eukaryotik yang dimasukkan Protista definisi Whittaker.[8]
  7. Sistem lima kingdom bertahan hingga ditemukannya filogenetik molekular di akhir abad ke-20, karena ternyata protists dan monera tidak ada hubungannya (bukan kelompok monofiletik).
  8. Tahun 2004, Cavalier-Smith menetapkan Sistem enam kingdom berdasarkan molekuler, ultrastruktur, dan palaeontological.

Klasifikasi tradisional

Protista pertama kali diusulkan oleh Ernst Haeckel. Secara tradisional, protista digolongkan menjadi beberapa kelompok berdasarkan kesamaannya dengan kerajaan yang lebih tinggi yaitu meliputi Protozoa yang menyerupai hewan bersel satu, Protophyta yang menyerupai tumbuhan (mayoritas algae bersel satu), serta jamur lendir dan jamur air yang menyerupai jamur.
Dulu, bakteri juga dianggap sebagai protista dalam sistem tiga kerajaan (Animalia, Plantae termasuk jamur, dan Protista). Namun kemudian bakteri dipisah dari protista setelah diketahui bahwa ia adalah prokariotik.

Protozoa, protista yang menyerupai hewan

Protozoa hampir semuanya protista bersel satu, mampu bergerak yang makan dengan cara fagositosis, walaupun ada beberapa pengecualian. Mereka biasanya berukuran 0,01-0,5 mm sehingga secara umum terlalu kecil untuk dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop. Protoza dapat ditemukan di mana-mana, seperti lingkungan berair dan tanah, umumnya mampu bertahan pada periode kering sebagai kista (cyst?) atau spora, dan termasuk beberapa parasit penting. Berdasarkan pergerakannya, protozoa dikelompokkan menjadi:
  • Flagellata yang bergerak dengan flagella(rambut cambuk). Contoh: Trypanosoma, Trichomonas
  • Amoeboida yang bergerak dengan pseudopodia (kaki semu/kaki akar) yaitu yang berarti setiap kali ia akan bergerak harus membentuk kaki semu sebelum dapat bergerak dan pembentukan kaki ini dinamakan fase gel. Contoh: Amoeba
  • Cilliata yang bergerak dengan silia (rambut getar). Contoh: Paramaecium
  • Sporozoa yang tidak memiliki alat; beberapa mampu membentuk spora. Contoh: Plasmodium sp

Algae, protista yang menyerupai tumbuhan

Algae mencakup semua organisme bersel tunggal maupun banyak yang memiliki kloroplas. Termasuk di dalamnya adalah kelompok-kelompok berikut.
  • Alga hijau, yang memiliki relasi dengan tumbuhan yang lebih tinggi (Embryophyta). Contoh: Ulva
  • Alga merah, mencakup banyak alga laut. Contoh: Porphyra
  • Heterokontophyta, meliputi ganggang coklat, diatom, dan lainnya. Contoh: Macrocystis.
Alga hijau dan merah, bersama dengan kelompok kecil yang disebut Glaucophyta, sekarang diketahui memiliki hubungan evolusi yang dekat dengan tumbuhan darat berdasarkan bukti-bukti morfologi, fisiologi, dan molekuler, sehingga lebih tepat masuk dalam kelompok Archaeplastida, bersama-sama dengan tumbuhan biasa.

Protista yang menyerupai jamur

Beragam organisme dengan organisasi tingkat protista awalnya dianggap sama dengan jamur, sebab mereka memproduksi sporangia. Ini meliputi chytrid, jamur lendir, jamur air, dan Labyrinthulomycetes. Chytrid sekarang diketahui memiliki hubungan dengan Fungi dan biasanya diklasifikasikan dengan mereka. Sementara yang lain sekarang ditempatkan bersama dengan heterokontofita lainnya (yang memiliki selulosa, bukan dinding chitin) atau Amoebozoa (yang tidak memiliki dinding sel).

Klasifikasi modern

Saat ini istilah protist dipakai untuk mengacu pada eukariota bersel satu baik sel independen atau kalaupun berkoloni tidak menunjukkan diferensiasi dalam jaringan.[2] Istilah protozoa dipakai untuk spesies heterotrofik dari protista yang tidak membentuk filamen. Istilah ini tidak dipakai lagi di klasifikasi modern. Klasifikasi modern berupaya menyajikan kelompok monofili berdasarkan ultrastruktur, biokimia, dan genetika. Karena protista adalah parafili sistem seperti itu seringkali memecah atau meninggalkan kingdom tersebut, ketimbang memperlakukan kelompok protista sebagai eukaryota. Beberapa kelompok utama dari protista, yang mungkin diklasifikasikan sebagai fila, disajikan di kotak sebelah kanan.[9] Banyak yang menganggapnya sebagai monofili, meskipun masih belum meyakinkan. Misalnya, Excavata mungkin tidak monofili dan Chromalveolate mungkin monofili jika haptophyta dan cryptomonad dimasukkan.[10]

Metabolisme, reproduksi, dan peranan protista

Flagelata makan menggunakan penyaring, yaitu dengan melewatkan air melalui flagelanya. Protista lain bisa menelan bakteri dan mencernanya secara internal, dengan memanjangkan dinding selnya di sekitar makanannya, untuk membentuk sebuah vakuola makanan. Makanan ini lalu masuk ke dalam sel melalui endositosis (biasanya fagositosis; kadang-kadang pinositosis).
Sebagian protista berkembang biak secara seksual (konjugasi), sementara lainnya secara aseksual (fisi biner). Plasmodium falciparum, memiliki siklus hidup biologis super kompleks yang meliputi berbagai macam makhluk hidup, sebagian bereproduksi seksual, sebagian lain aseksual.[11] Namun, masih belum jelas seberapa seringnya reproduksi seksual menyebabkan pertukaran genetika antar strain yang berbeda dari Plasmodium dan sebagian besar protista parasit adalah clonal line yang jarang melakukan pertukaran gen dengan strain lain.[12]
Beberapa protista adalah patogen terhadap hewan dan tumbuhan. Plasmodium falciparum menyebabkan malaria pada manusia dan Phytophthora infestans menyebabkan hawar daun pada kentang. Pemahaman lebih mendalam tentang protista akan membuat penyakit ini bisa diobati secara efisien.
Peneliti dari Agricultural Research Service memanfaatkan protista sebagai patogen untuk mengendalikan populasi semut api merah (Solenopsis invicta) di Argentina. Dengan bantuan protista penghasil spora seperti Kneallhazia solenopsae populasi semut api merah bisa berkurang 53-100%.[13] Para peneliti berhasil menginjeksikan protista itu ke lalat sebagai perantara untuk membunuh semut api merah, tanpa membahayakan lalat itu.[14]

Protistologi

Protistologi adalah disiplin ilmiah yang mempelajari Protista. Juga, terdapat sebuah jurnal bernama Protistology. protista dapat menyebabkan penyakit rabies Anjing Herder memiliki banyak protista didalam tubuhnya.

Virus

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.
Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofage atau fage digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).
Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas jika tidak berada dalam sel inang. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau/TMV).


Etimologi

Kata virus berasal dari bahasa latin virion yang berarti racun, yang pertama kali digunakan di Bahasa Inggris tahun 1392.[1] Definisi "agen yang menyebabkan infeksi penyakit" pertama kali digunakan tahun 1728,[1] sebelum ditemukannya virus sendiri oleh Dmitry Iwanovsky tahun 1892.

Sejarah penemuan

Virus mosaik tembakau merupakan virus yang pertama kali divisualisasikan dengan mikroskop elektron.
  • Virus telah menginfeksi sejak jaman sebelum masehi, hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa penemuan-penemuan yaitu laporan mengenai infeksi virus dalam hieroglyph di Memphis, ibu kota Mesir kuno (1400SM) yang menunjukkan adana penyakit poliomyelitis, selain itu, Raja Firaun Ramses V meninggal pada tahun 1196 SM dan dipercaya meninggal karena terserang virus Smallpox.
  • Pada jaman sebelum masehi, virus endemik yang cukup terkenal adalah virus Smallpox yang menyerang masyarakat cina pada tahun 1000. Akan tetapi pada pada tahun 1798 , Edward Jenner menemukan bahwa beberapa pemerah susu memiliki kekebalan terhadap virus pox. Hal tersebut diduga karena Virus Pox yang terdapat pada sapi, melindungi manusia dari Pox. Penemuan tersebut yang dipahami kemudian merupakan pelopor penggunaan vaksin.
  • Pada tahun 1880, Louis Pasteur dan Robert Koch mengemukakan suatu "germ theory" yaitu bahwa mikroorganisme merupakan penyebab penyakit. Pada saat itu juga terkenal Postulat Koch yang sangat terkenal hingga saat ini yaitu :
  1. Agen penyakit harus ada di dalam setiap kasus penyakit
  2. Agen harus bisa diisolasi dari inang dan bisa ditumbuhkan secara in vitro
  3. Ketika kultur agen muri diinokulasikan ke dalam sel inang sehat yang rentan maka ia bisa menimbulkan penyakit
  4. Agen yang sama bisa di ambil dan diisolasi kembali dari inang yang terinfeksi tersebut
  • Penelitian mengenai virus dimulai dengan penelitian mengenai penyakit mosaik yang menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan membuat daun tanaman tersebut memiliki bercak-bercak. Pada tahun 1883, Adolf Mayer, seorang ilmuwan Jerman, menemukan bahwa penyakit tersebut dapat menular ketika tanaman yang ia teliti menjadi sakit setelah disemprot dengan getah tanaman yang sakit. Karena tidak berhasil menemukan mikroba di getah tanaman tersebut, Mayer menyimpulkan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.
  • Pada tahun 1892, Dimitri Ivanowsky dari Rusia menemukan bahwa getah daun tembakau yang sudah disaring dengan penyaring bakteri masih dapat menimbulkan penyakit mosaik. Ivanowsky lalu menyimpulkan dua kemungkinan, yaitu bahwa bakteri penyebab penyakit tersebut berbentuk sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan, atau bakteri tersebut mengeluarkan toksin yang dapat menembus saringan.[2] Kemungkinan kedua ini dibuang pada tahun 1897 setelah Martinus Beijerinck dari Belanda menemukan bahwa agen infeksi di dalam getah yang sudah disaring tersebut dapat bereproduksi karena kemampuannya menimbulkan penyakit tidak berkurang setelah beberapa kali ditransfer antartanaman.[2] Patogen mosaik tembakau disimpulkan sebagai bukan bakteri, melainkan merupakan contagium vivum fluidum, yaitu sejenis cairan hidup pembawa penyakit.[2]
  • Setelah itu, pada tahun 1898, Loeffler dan Frosch melaporkan bahwa penyebab penyakit mulut dan kaki sapi dapat melewati filter yang tidak dapat dilewati bakteri. Namun demikian, mereka menyimpulkan bahwa patogennya adalah bakteri yang sangat kecil.[2]
  • Pendapat Beijerinck baru terbukti pada tahun 1935, setelah Wendell Meredith Stanley dari Amerika Serikat berhasil mengkristalkan partikel penyebab penyakit mosaik yang kini dikenal sebagai virus mosaik tembakau.[3] Virus ini juga merupakan virus yang pertama kali divisualisasikan dengan mikroskop elektron pada tahun 1939 oleh ilmuwan Jerman G.A. Kausche, E. Pfankuch, dan H. Ruska.[4]
  • Pada tahun 1911, Peyton Rous menemukan jika ayam yang sehat diinduksi dengan sel tumor dari ayam yang sakit, maka pada ayam yang sehat tersebut juga akan terkena kanker.[5] Selain itu, Rous juga mencoba melisis sel tumor dari ayam yang sakit lalu menyaring sari-sarinya dengan pori-pori yang tidak dapat dilalui oleh bakteri, lalu sari-sari tersebut di suntikkan dalam sel ayam yang sehat dan ternyata hal tersebut juga dapat menyebabkan kanker.[5] Rous menyimpulkan kanker disebabkan karena sel virus pada sel tumor ayam yang sakit yang menginfeksi sel ayam yang sehat.[5] Penemuan tersebut merupakan penemuan pertama virus onkogenik, yaitu virus yang dapat menyebabkan tumor. Virus yang ditemukan oleh Rous dinamakan Rous Sarcoma Virus(RSV).[5]
  • Pada tahun 1933, Shope papilloma virus atau cottontail rabbit papilloma virus (CRPV)yang ditemukan oleh Dr Richard E Shope merupakan model kanker pertama pada manusia yag disebabkan oleh virus.[6] Dr Shope melakukan percobaan dengan mengambil filtrat dari tumor pada hewan lalu disuntikkan pada kelinci domestik yang sehat, dan ternyata timbul tumor pada kelinci tersebut.[6]
  • Wendell Stanley merupakan orang pertama yang berhasil mengkristalkan virus pada tahun 1935.[7] Virus yang dikristalkan merupakan Tobacco Mozaic Virus (TMV).[7] Stanley mengemukakan bahwa virus akan dapat tetap aktif meskipun setelah kristalisasi.[7]
  • Martha Chase dan Alfred Hershey pada tahun 1952 berhasil menemukan bakteriofage.[8] Bakterofage merupakan virus yang memiliki inang bakteri sehingga hanya dapat bereplikasi di dalam sel bakteri.[8]

Selasa, 30 Oktober 2012

SKL UN 2013


Berikut ini adalah standar kelulusan atau SKL yang akan sangat membantun anda dalam menghadapi ujian nasional. Skl ini akan sangat membantu anda karena SKL ini sudah mencakup semua yang akan keluar di Ujian nasional





KISI-KISI BIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPA)
KISI-KISI BIOLOGI SMA/MA (PROGRAM IPA)


INDIKATOR
1.
Memahami hakikat biologi sebagai
ilmu dan mendeskripsikan objek permasalahan biologi melalui metode ilmiah.
Menjelaskan objek dan permasalahan Biologi.
2.
Menjelaskan ciri-ciri makhluk hidup
dan klasifikasinya, peranan keanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya.
Mengidentifikasi ciri-ciri organisme dari kelompok
protista/jamur.
Mengidentifikasi peran virus/Archaebacteria/
Eubacteria bagi kehidupan manusia.
Menentukan dasar pengelompokan mahluk hidup.
Menjelaskan tujuan dari upaya pelestarian
keanekaragaman hayati tertentu.
Mengidentifikasi invertebrata berdasarkan ciri-
cirinya.
Mengidentifikasi cara perkembangbiakan
invertebrata.
Mengidentifikasi ciri-ciri kelompok hewan/tumbuhan.
3.
Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peran manusia dalam keseimbangan ekosistem.
Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem.
Menjelaskan aliran energi atau daur biogeokimia.
Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah perubahan/pencemaran lingkungan .
4.
Menjelaskan struktur dan fungsi sel serta mengaitkannya dengan struktur dan fungsi jaringan.
Menjelaskan struktur sel/komponen kimiawi sel/ proses yang terjadi pada sel.
Mengidentifikasi struktur dan fungsi organel sel tumbuhan/hewan.
Mengidentifikasi jaringan tumbuhan/hewan sesuai fungsinya.
5.
Menjelaskan struktur dan fungsi sistem organ manusia serta kelainan/penyakit yang mungkin terjadi pada organ tersebut.
Menjelaskan mekanisme gerak otot dan tulang/ sendi pada manusia.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia/gangguannya.
Menjelaskan sistem pencernaan makanan pada manusia/gangguannya.
Menjelaskan sistem pernapasan pada manusia/ gangguannya.
Menjelaskan sistem ekskresi pada manusia/ gangguannya.
Menjelaskan sistem regulasi pada manusia.
Menjelaskan sistem indera pada manusia.
Menjelaskan sistem reproduksi manusia.
6.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tumbuhan melalui hasil percobaan/ pengamatan.
Menginterpretasi hasil percobaan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
7.
Mendeskripsikan proses metabolisme pada rantai karbohidrat dan kemosintesis.
Menjelaskan ciri-ciri/cara kerja enzim dalam proses metabolisme tubuh.
Menjelaskan proses metabolisme karbohidrat.
Menjelaskan tahapan proses fotosintesis pada tumbuhan.
Menjelaskan proses kemosintesis (respirasi anaerob).
8.
Memahami konsep dasar hereditas, reproduksi sel, penerapan prinsip- prinsip hereditas dan peristiwa mutasi.
Menentukan susunan nukleotida DNA, RNA, atau kromosom.
Menjabarkan proses sintesis protein.
Menjelaskan tahap-tahap pembelahan mitosis/meiosis/gametogenesis.
Menginterpretasikan persilangan dengan hukum Mendel.
Menginterpretasi persilangan pada penyimpangan semu hukum Mendel.
Mengidentifikasi pewarisan cacat/penyakit menurun pada manusia.
Mengidentifikasi peristiwa mutasi.
9.
Menjelaskan teori evolusi dan implikasi pada perkembangan sains.
Menjelaskan teori asal-usul kehidupan dan pembuktiannya.
Menjelaskan prinsip-prinsip penting pada mekanisme evolusi.
10.
Menjelaskan prinsip-prinsip dan peranan bioteknologi pada saling temas.
Menjelaskan peran bioteknologi.
Menjelaskan contoh bioteknologi konvensional/modern.
Menjelaskan dampak bioteknologi bagi masyarakat dan lingkungan.

Minggu, 28 Oktober 2012

Soal dan Pembahasan UN Biologi 2011


1. Pengelompokan organisme dapat didasarkan pada Keanekaragaman tingkat gen dan tingkat spesies. Tanaman berikut yang menunjukkan keanekaragaman tingkat gen adalah….
A. melon, mentimun, semangka
B. jahe, srikaya, mangga
C. jahe, temuireng, temulawak
D. bunga mawar, bunga melati,bunga kenanga
E. kelapa gading, kelapa hybrid, kelapa hijau

2. Dibidang pertanian, tanaman petai cina sangat bermanfaat pada daerah tandus karena dapat berperan sebagai….
A. sumber karbohidrat
B. sumber protein
C. bahan antibiotic
D. pemasok bahan pengurai
E. pemasok nitrat

3. Cacing pita termasuk dalam kelompok Cestoda. Cacing ini bersifat endoparasit dalam saluran Pencernaan vertebrata. Urutan dari fase-fase yang Dialami cacing tersebut setelah keluar dari telur adalah…..
A. onkosfer–sisteserkus—cacing pita dewasa
B. sisteserkus—onkosfer—cacing pita dewasa
C. cacingpitamuda–onkosfer–sisteserkus-Cacing pita dewasa
D. sisteserkus—onkosfer—cacingpitamuda—Cacing pita dewasa
E. onkosfer—cacingpitamuda—sisteserkus—Cacing pita dewasa
4. Skema daur hidup lumut. Berturut-turut nomor 1–2–3 adalah….
Skema daur hidup lumut
A. protalium—spermatozoid—tumbuhanlumut
B. protonema–spermatozoid—sporogonium
C. protonema—ovum—tumbuhan lumut
D. protalium—ovum–sporogonium
E. protalium–spermatozoid-sporogonium

5. Perhatikan gambar berikut ini.
Pembuahan ganda
Gambar tersebut menunjukkan Pembuahan ganda dari tumbuhan kelas Dicotyledonae. Embrio yang terbentuk didalam proses perkembangbiakan terjadi melalui peleburan antara nomor….
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 5
E. 3 dan 5

6. Perhatikan hewan-hewan pada gambar berikutini!
Carnivora
Berdasarkan jenis makanannya, hewan diatas Memiliki kekerabatan yang dekat, yaitu ketiganya Termasuk ordo….
A. Rodentia
B. Monotremata
C. Marsupialia
D. Primata
E. Carnivora

7. Ditemukan suatu organisme dengan ciri-ciri:
(1) tubuh memiliki sisik
(2) rangka tersusun atas endoskeleton
(3) bertulang belakang
(4)bernapas dengan paru-paru
(5) tipe reproduksi ovipar
Didalam klasifikasi makhluk hidup, organisme Yang memiliki ciri-ciri tersebut termasuk dalam kelas….
A. Chondroictyes
B. Amphibia
C. Reptilia
D. Aves
E. Mamalia

8. Perhatikan daur fosfor berikut ini!
daur fosfor
Proses yang terjadi pada bagian yang bertanda X adalah…..
A. mengambil unsur fosfor dari lingkungan Dalam bentuk fosfor dari lingkungan dalam Bentuk fosfat anorganik
B. mengubah fosfat organik dari sisa organisme Menjadi fosfat anorganik
C. melepaskan fosfor keatmosfir hasil Penguraian fosfatorganik.
D. mengikat fosfat anorganik dan Menyediakannya bagi tumbuhan.
E. pembentukan fosfat organik dan unsur-unsur fosfat.

9. Hutan yang dijadikan areal industri akan Mengakibatkan terganggunya keseimbangan Makhluk hidup yang antara lain ditunjukkan oleh…..
A. hilangnya humus tanah
B. berkurangnya sumber air
C. hilangnya keanekaragaman
D. menurunnya kesuburan tanah
E. berkurangnya sumber oksigen

10. Perhatikan gambar jaring-jaring makanan berikut!
jaring-jaring makanan
Organisme yang berada pada tingkat tropik kedua adalah…
A. kelinci dan ulat
B. elang dan laba-laba
C. elang dan burung
D. laba-laba dan burung
E. serangga dan burung

11. Dari hasil pengamatan air kolam dibawah mikroskop, ditemukan Protozoa berikut!
Protozoa
Berdasarkan ciri-cirinya, Protozoa 1, 2 dan 3 secara Berurutan termasuk dalam kelompok…..
A. Ciliata, Rhizopoda,dan Flagelata
B. Rhizopoda, Flagelata, dan Ciliata
C. Rhizopoda, Ciliata, dan Flagelata
D. Flagelata, Rhizopoda, dan Ciliata
E. Sporozoa, Ciliata, dan Flagelata
12. Kelompok jamur yang menguntungkan bagi Manusia antara lain….
A. Phytium,sp., Phytoptorainfestans, Aspergilus fumigatus
B. Epidermophytonfloocosoem, Ustilagomaydis, Saprolegnia
C. Saprolegnia, Aspergillusflavus, Aspergilus fumigatus
D. Ustilagomaydis, Aspergillusflavus, Penniciliumcamenberti
E. Volvariellavolvaceae, Auriculariapolytricha, Aspergilusoryzae

13. Perhatikan gambar membran sel dibawah ini!
membran sel
Molekul glikolipid dan glikoprotein secara Berurutan ditunjukkan oleh nomor…
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 3 dan 5
E. 4 dan 6

14. Perhatikan gambar struktur sel hewan berikut!
struktur sel hewan
Organel sel X dan Y secara berurutan berfungsi untuk….
A. respirasi sel dan metabolisme
B. sintesis protein dan pembelahan sel
C. metabolisme sel dan sisntesis protein
D. respirasi se ldan pembelahan sel
E. transportasi sel dan sintesis protein

15. Berikut ini adalah gambar penampang batang dikotil!
penampang batang dikotil
Bagian yang berfungsi sebagai pembuluh yang Dilalui oleh air maupun unsur hara dari dalam Tanah adalah nomor….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

16.Perhatikan organ-organ pencernaan berikut!
organ-organ pencernaan
Kelenjar yang menghasilkan getah yang mengandung NaHCO3 serta enzim lipase, amilase, dan tripsinogen adalah….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

17. Perhatikan gambar jantung berikut ini!
jantung
Dari tabel berikut, yang menyatakan fungsi X dan
Y adalah…..
Fungsi X Fungsi Y
A menerima darah dari Seluruh tubuh memompa darah dari seluruh tubuh
B memompa darah ke Seluruh tubuh Menerima darah dari paru-paru
C menerima darah dari paru-paru memompa darah ke seluruh tubuh
D menerima darah dari Seluruh tubuh Memompa darah ke paru-paru
E menerima darah dari paru-paru memompa darah ke paru-paru

18. Hubungan antar tulang yang terdapat pada pangkal Lengan adalah…
A. sendi putar
B. sendi peluru
C. sendi geser
D. sendi pelana
E. sendi engsel

19. Pada manusia, pemasukan udara pernapasan terjadi apabila….
A. otot antartulang rusuk dalam dan otot Diafragma berkontraksi
B. otot perut dan otot antartulang rusuk luar berkontraksi
C. otot antar tulang rusuk luar dan otot diafragma berkontraksi
D. otot diafragma berkontraksi dan otot Antartualang rusuk luar berelaksasi.
E. otot dinding perut dan otot diafragma berkontraksi

20. Perhatikan gambar alat reproduksi di bawah ini!
alat reproduksi
Tempat pembentukan sperma dan bagian bagian Yang diikat saat mengikuti program vasektomi Ditunjukkan secara berurutan oleh nomor…
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
E. 4 dan 1

21. Hubungan yang tepat antara hormon dan fungsinya adalah…
Nama Hormon Fungsi
A Parathormon Memengaruhi prosesmetabolisme
B Tiroksin mengatur keseimbangan kalsium
C Gonadotrop Memengaruhi kerja kelenjar kelamin
D Prolaktin Memengaruhi kerja anak ginjal
E Adenotrop Memengaruhi kerja anak gondok

22. Perhatikan skema pembentukan urin dibawah ini!
skema pembentukan urin
Proses yang terjadi dinomor 2 dan filtrate X
Secara berurutan adalah….
A. reabsorbsi dan urin primer
B. reabsorbsi dan urin sekunder
C. filtrasi dan urin primer
D. filtrasi dan urin sekunder
E. augmentasi dan urin sesungguhnya

23. Biji kacang hijau direndam dalam air selama 2 jam, lalu dipindahkan kedalam wadah tertutup. Beberapa hari kemudian biji mengalami perkecambahan. Peran air pada perkecambahan biji tersebut adalah….
A. merangsang kerja auksin
B. menyerap zat makanan dalam biji
C. merangsang metabolisme embrio dalam biji Untuk tumbuh
D. mengandung zat makanan untuk pertumbuhan embrio
E. menguraikan zat amilum dalam biji

24.Warna bulu hitam pada kucing dikendalikan oleh Gen H yang dominant terhadap gen bulu putih(h). Perkawinan dua ekorkucin gmenghasilkan Keturunan dengan ratio fenotipe hitam:putih =1:1. Genotipe kedua induk masing-masing adalah….
A. HH dan HH
B. HH dan hh
C. Hh dan Hh
D. Hh dan hh
E. hh dan hh
25.Warna biji gandum merah ditentukan oleh M1 dan M2. Dari persilangan gandum merah didapatkan Keturunan dengan rasio 15 gandum biji merah dan 1 gandum biji putih. Genotipe parental yang disilangkan tersebut adalah…
Genotipe parental

26.Silsilah berikut menunjukkan menurunnya Kelainan genetik Hemofili.
Kelainan genetik Hemofili
Dari kasus ini dapat kita ketahui bahwa kedua Orang tuanya adalah…..
A. Ibu normal, Ayah normal
B. Ibu normal, Ayah carier
C. Ibu carier, Ayah normal
D. Ibu carier, Ayah normal
E. Ibu carier, Ayah carier

27. Perhatikan gambar skema mutasi berikut ini!
skema mutasi
Berdasarkan gambar, mutasi yang terjadi adalah….
A. crossing over dan delesi
B. delesi dan translokasi
C. duplikasi dan katenasi
D. delesi dan duplikasi
E. katenasi dan delesi

28. Bacalah pernyataan berikut ini dengan saksama!
1.dapat menduplikasikan diri saat membelah
2.mengandung informasi genetik
3.kadarnya berubah-ubah berdasarkan sintesis protein
4.membentuk rantai tunggal yang panjang Ciri-ciri DNA adalah….
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4

29.Tahapan sintesis protein:
1.Penempelan RNA polymerase pada molekul DNA
2.Pergerakan RNA polymerase sehingga Dihasilkan rantai DNA
3.Pemisahan rantai dari template
4.Penambahan senyawa kimia sehingga Dihasilkan M rna lengkap
Tahapan selanjutnya dari sintesis protein tersebut (tahapke-5)adalah….
A. pembuatan rangkaian asamamino yang Dibawa oleh tRNA
B. mRNA selesai dicetak meninggalkan nukleus Menuju sitoplasma
C. pengenalan kodon AUG oleh subu nitribosom besar
D. pemasangan sub unit ribosom besar
E. pengenalan kodon UAG oleh ribosom

30.Perhatikan gambar pembelahan sel yang memiliki 4 kromosom berikut!4 kromosom
Berdasarkan susunan kromatid dan jumlah calon Sel anak, gambar tersebut menunjukkan fase….
A. profase I Meiosis
B. metaphase II Meiosis
C. anaphase Mitosis
D. telofase II Meiosis
E. telofase Mitosis

31.Perhatikan grafik kerja enzim berikutini!
grafik kerja enzim
Menurut grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa…..
A. enzim akan menentukan arah reaksi
B. jenis enzim sangat memengaruhi kerja enzim
C. enzim akan mempengaruhi kecepatan reaksi
D. Kulaitas produk yangd ihasilkan sangat Ditentukan oleh enzim
E. enzim akan mengurangi jumlah energi reaksi Yang diperlukan.

32. Transpor elektron yang berlangsung didalam mitokondria, prosesnya akan berakhir setelah elektron H+bereaksi dengan oksigen yang berfungsi sebagai akseptor terakhir dan akan membentuk….
A. CO2
B. H2O
C. asam piruvat
D. FADH
E. NADH

33. Perhatikan persamaan reaksi fotosintesis berikut ini!
reaksi fotosintesis
X yang dihasilkan pada reaksi fotosintesis tersebut Terbentuk pada tahap…..
A. fotolisis dari hasil penguraian H2O
B. fotolisis dari hasil penguraian CO2
C. fiksasi CO2 pada saat gelap
D. berlangsung fiksasi CO2
E. reaksi terang dari reaksi gliseraldehid

34. Dalam proses pembuatan tape ketan terjadi proses fermentasi. Urutan proses fermentasi tersebut adalah….
A. tepung–gula–alcohol
B. gula–alcohol–tepung
C. tepung–alkohol–gula
D. alcohol–gula–tepung
E. gula–tepung–alcohol
35.Perhatikan gambar percobaan Spallanzani berikut ini!
percobaan Spallanzani
Gambar diatas menunjukkan wadah tertutup yang Berisi air saringan kaldu yangdipanaskan. Air Kaldu tampak jernih dalam beberapa hari. Setelah Tutup dibuka dan dibiarkanb eberapa lama, air Kaldumen jadi keruh dan mengandung mikroba. Hal ini membuktikan bahwa….
A. air kaldu yang dipanaskan belum mematikan mikroba
B. mikroba dalam air kaldu berasal dari udara
C. air kaldu keruh karena pemanasan terlalu lama.
D. air kaldu yang terbuka dapat berubah menjadi organisme
E. makhluk hidup berasal dari benda mati

36.Hardy dan Weinberg mengatakan keseimbangan Gendan genotipe dari generasi ke generasi selalu tetap. Frekuensi gen berubah apabila…..
A. emigran sama besar dengan imigran pada gen Yang sama
B. perkawinan individu tidak terjadi secara acak
C. kemungkinan mutasi Aa atau aA
D. viabilitas dan fertilitas AA,Aa, maupun aa sama
E. populasid alam suatu komunitas sangat besar

37.Berikut ini organ-organ tubuh berbagai jenis makhluk hidup:
(1)kakimanusia
(2)kakidepananjing
(3)sayapburung
(4)sayapkupu-kupu
(5)sayapkelelawar
Homologi merupakan salah satu petunjuk adanya Evolusi dimuka bumi. Dari organ-organ diatas, Yang menunjukkan proses homologi adalah….
A. (1),(2),dan(3)
B. (1),(3),dan(4)
C. (1),(3),dan(5)
D. (2),(3),dan(4)
E. (3),(4),dan(5)

38.Bioteknologi dapat diterapkan untuk mengubah Dan meningkatkan nilai tambah pangan baru Dengan bantuan mikroba. Tabel berikut ini Menunjukkan hubungan antara jenis mikroba dan Produk bioteknologi yang dihasilkan. Hubungan Yang tepat ditunjukkan oleh….
A. Acetobacterxylinum –> kejulunak
B. Candidautilis –> Tempe
C. Rhizopusoligosporus –> Protein sel tunggal
D. Lactobaccilusbulgaricus –> Yoghurt
E. Penicilliumcamemberti –> Nata de Coco
39. Suatu perkebunan membutuhkan tanaman yang Memiliki kemampuan atau daya tahan terhadap Serangan hama dan penyakit. Bioteknologi yang Dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhuan Tersebut adalah dengan membuat….
A. kloning dan transferinti
B. tanaman transgenik
C. kultur jaringan
D. kloning embrio
E. hibridoma

40. Bioteknologi, tidak selalu amanbagi lingkungan. Tanaman hasil rekayasa genetika(transgenik) juga Dikhawatirkan menimbulkan ancaman terhadap Lingkungan karena….
A. membutuhkan banyak pestisida untuk Membunuh hama
B. tanah menjadi tandus akibat pemakaian pupuk kimia
C. bakteri dan jamur pembusuk meningkat jumlahnya
D. terjadinya pencemaran gen bila menyerbuki Tanamanse jenis
E. timbulnya wabah penyakit baru yang sulitdiobati.

Prediksi Soal Ujian Nasional SMA 2012

 

ini saya tulis khusus buat teman-teman yang saat ini duduk di sekolah kelas XII atau yang dulunya dikenal dengan kelas 3 SMA yang pada pertengahan bulan April nanti akan menghadapi ujian nasional tahun pelajaran 2011-2012.
Ujian Nasional merupakan alat yang dijadikan pemerintah atau Kemendikbud untuk menilai untuk meluluskan atau tidak meluluskan seorang siswa. Jika nilai yang diperoleh oleh siswa melebihi angka yang ditargetkan oleh pemerintah, maka siswa tersebut tentunya nanti akan lulus. Begitu juga sebaliknya.
Prediksi Soal Ujian Nasional SMA 2012 ini disusun oleh beberapa orang yang telah berpengalaman di bidangnya masing-masing yang hampir setiap tahunnya selalu memberikan update terbaru tentang prediksi soal un sma 2012. Disini saya hanya memberikan Anda Prediksi Soal Ujian Nasional SMA 2012 tapi bukan saya yang menyusun prediksi soal-soal un sma 2012 tersebut.

DOWNLOAD PREDIKSI SOAL UN SMA 2012 BIOLOGI

Silahkan langsung download prediksi soal UNAS SMA 2012 BIOLOGI disini


Materi Biologi kelas XII.IPA pertumbuhan dan perkembangan Tumbuhan

Pertumbuhan
Proses pertambahan biomassa atau ukuran (berat, volume atau jumlah) yang bersifat irreversibel
Pertumbuhan merupakan proses kuantitatif
Alat untuk mengukur pertumbuhan disebut auksanometer

Jenis pertumbuhan dan perkembangan
Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan yang menyebabkan batang batang dan akar tumbuhan bertambah tinggi atau panjang.

~ diawali dengan pembelahan sel di daerah meristem apikal
~ meristem apikal terbagi atas 3 daerah yaitu daerah pembelajan, daerah pemanjangan dan daerah differensiasi

~ teori tentang perkembangan meristem apikal diterangkan dengan teori histogen dan teori tunika korpus
a. teori tunika korpus
teori yang menyatakan bahwa titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan terdiri atas 2 zona yang terpisah susunannya, yaitu tunika dan korpus.
Tunika merupak lapisan terluar, yang selanjutnya berkembang menjadi jaringan primer. Korpus adalah bagian pusat titik tumbuh yang memiliki kemampuan membelah ke segala arah.

teori tunika korpus dikemukakan oleh ahli botani Schmidt

b. Teori histogen
Titik tumbuh akar dan batang pada tumbuhan disebut dengan histogen. Histogen terdiri dari plerom (bagian pusat akar dan batang yang akan menjadi empulur dan fasis), germatogen (Lapisan terluar yang akan menjadi epidermis) dan periblem (lapisan yang akan menjadi korteks).

teori ini dikemukakan oleh Hanstein

b. pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan yang menyebabkan akar dan batang bertambah lebar. Pertumbuhan ini disebabkan adanya pembelahan pada jaringan meristem sekunder (meristem lateral.
Ada dua macam meristem lateral yaitu Kambium vaskuler (terletak diantara xilem dan floem, yang menyebabkan pembelahan sel ke arah dalam membentuk sekunder, dan membelah ke arah luar membentuk floem sekunder sehingga batang tambah membesar) dan kambium gabus (disebut juga felogen terletak dibawah epidermis dekar kolenkima yang berfungsi menebalkan batang, sehingga epidermis lebih kedap terhadap air).

Gambaran pertumbuhan Tanaman
klik disini dulu d0nk.....hehehehe

Perkembangan
merupakan proses perubahan yang menyertai pertumbuhan, menuju tingkat pemetangan atau kedewasaan makhluk hidup. proses perubahan secara berurutan adalah dari spesialiasi, diferensiasi, histogenesis, organogenesis dan gametogenesis)
Perkembangan merupakan proses kualitatif yang tidak dapat di ukur.


Struktur biji
Biji terdapat dalam buah, biji berkembang dari bakal biji yang dibuahi dan mengandung embrio serta cadangan makanan.
Berdasarkan letak cadangan makanan, ada biji berendosperm atau beralbumin (jagung) dan ada yang tak berendosperm atau biji eksalbumin (biji bunga matahari)

Perkecambahan
Tahapan pertumbuhan dan perkembangan
Pembelahan sel (cleavage) : Jumlah bertambah banyak
Spesialisasi: sel-sel yang sejenis berkelompok
Diferensiasi sel : Sel-sel mengalami perbedaan bentuk dan fungsi
Organogenesis sel: proses pembentukkan organ-organ tumbuhan
Morfogenesis sel: Organ satu dengan yang yang lain memiliki kekhususan dalam bentuk dan fungsi
Perkecambahan; proses pertumbuhan biji menjadi makhluk hidup baru

Jenis perkecambahan:
Berdasarkan letak kotiledonnya, perkecambahan dibedakan atas:
1. Perkecambahan tipe epigaeal
Perkecambahan yang ditandai dengan posisi kotiledon berada di atas permukaan tanah. Biasanya terjadi pada tanaman dikotil

2. Perkecambahan tipe hipogaeal
Perkecambahan yang ditandai dengan posisi kotiledon (biji) tetap berada di dalam tanah. Biasanya terjadi pada tanaman monokotil

Perkecambahan
Perkecambahan adalah tumbuhnya embrio dalam biji secara perlahan menjadi tumbuhan dewasa.
Perkecambahan dipengaruhi oleh faktor eksternal (kadar air, suhu, oksigen, dan cahaya) dan faktor internal (hormon, kematangan embrio, dann sifat dormansi biji)

Urutan proses perkecambahan:
Masuknya air kedalam biji  imbibisi
Aktifnya enzim-enzim untuk proses metabolisme , membongkar cadangan makanan dalam kotiledon / endosperm
Hasil pembongkaran berupa sumber energi sebagai bahan penyusun komponen sel, dan pertumbuhan embrio.
Embrio tumbuh dann berkembang


Faktor Internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan

1. Genetik (hereditas)
Gen adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat dalam sel makhluk hidup.
Gen bekerja untuk mengkodekan aktivitas dan sifat yang khusus dalam pertumbuhan dan perkembangan

2. Enzim
Enzim merupakan suatu makromolekul (protein) yang mempercepat suatu reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup(Biokatalisator).
Suatu rangkaian reaksi dalam tubuh makhluk hidup tidak dapat berlangsung hanya melibatkan satu jenis enzim.Perbedaan jenis gen menyebabkan terjadinya perbedaan respons pertumbuhan terhadap kondisi lingkungan yang sama

3. Hormon (fitohormon)
Hormon merupakan zat pengatur tumbuh, yaitu molekul organik yang dihasilkan oleh satu bagian tumbuhan dan ditransportasikan ke bagian lain yang dipengaruhinya.Hormon dalam konsentrasi rendah menimbulkan respons fisiologis. Terdapat 2 kelompok hormon yaitu
a. Hormon pemicu pertumbuhan (auksin, Giberelin dan sitokinin)
b. Hormon penghambat pertumbuhan (asam absisat, gas etilen, hormon kalin dan asam traumalin

1. Hormon Auksin
Asal kata : Bahasa Latin
Penemu : Fritz Went (peneliti asal belanda)
Objek penelitian : Rumput (Avena sativa)
Hasil penelitian : mengekstraks zat pengatur fototropisme pada tumbuhan rumput
Kesimpulan : auksin banyak diproduksi di jaringan meristem. Kadar auksin dipengaruhi oleh cahaya matahari, dan auksin mempengaruhi percepatan pembelahan sel pada daerah meristem apikal

Struktur auksin
Struktur yang paling dikenal adalah IAA (Indol Acetik acid), yang mirip dengan asam amino triptophan. Aktivitasnya dihambat oleh cahaya matahari
Auksin disintesis di meristem apikal, daun-daun muda dan biji

Fungsi hormon Auksin
Merangsang pemanjangn sel pada daerah titik tumbuh
Merangsang pembentukkan akar
Merangsang pembentukkan buah tanpa biji (partenokarpi)
Merangsang differensiasi jaringan pembuluh
Merangsang absisi ( pengguguran pada daun)
Berperan dalam dominansi apikal

2. Hormon Giberelin
Asal kata : Bahasa Latin
Penemu : Ewiti. Kurosawa
Objek penelitian : Tanaman padi (Oryza sativa) yang terkena penyakit foolish seedling (tanaman pucat dan luar biasa panjang) dan jamur Gibberella fujikuroi
Hasil penelitian : mengisolasi giberelin dari jamur Gibberella fujikuroi, yang diberi nama giberelin (GA/Giberelic acid)
Kesimpulan : pemanfaatan giberelin secara umum menyebabkan pertumbuhan raksasa

Fungsi Giberelin
Merangsang pemanjangan batang dan pembelahan sel
Merangsang perkecambahan biji
Memecah dormansi biji
Merangsang pembungaan dan pembuahan

3. Hormon Sitokinin
Asal kata : Bahasa Latin
Penemu : Van Overbeek
Objek penelitian : pertumbuhan embrio dan air kelapa muda
Hasil penelitian : mengisolasi zat yang menyebabkan pembelahan sel (sitokinesis) yang disebut kinetin
Jenis : Kinetin, Zeatin (pada jagung) benzil amino purin
Kesimpulan : pemanfaatan sitokinin secara umum menyebabkan pertumbuhan tunas-tunas samping (lateral) sehingga tanaman menjadi rimbun

Fungsi Sitokinin
Bersama auksin, dan giberelin merangsang pembelahan dan pemanjangan sel
Menghambat dominansi apikal oleh auksin
Merangsang pertumbuhan kuncup lateral
Merangsang pemanjangan titik tumbuh
Mematahkan dormansi biji serta merangsang pertumbuhan embrio
Merangsang pembentukan akar cabang
Menghambat pertumbuhan akar adventive
Menghambat proses penuaan (senescence) daun, bunga dan buah dengan cara mengontrol proses kemunduran yang menyebabkan kematian sel-sel daun

4.Hormon Asam Absisat (ABA)
Asal kata : Bahasa Latin
Penemu : P.F. Wareing dan F.T. Addicott
Objek penelitian : buah kapas
Hasil penelitian : Mendorong terjadinya perontokkan (absisi) pada tumbuhan
Jenis : Kinetin, Zeatin (pada jagung) benzil amino purin
Kesimpulan : hormon yang menyebabkan kerontokan ada saun dan buah

Fungsi Hormon Asam Absisat (ABA)
Mengurangi kecepatan pembelahan dan pemanjangan di daerah titik tumbuh
Memacu pengguguran daun pada saat kemarau untuk mengurangi penguapan air
Membantu menutup stomata daun untuk mengurangi penguapan
Mengurangi kecepatan pembelahan dan pemanjangan sel bahkan menghentikannya
Memicu berbagai jenis sel tumbuhan untuk menghasilkan gas etilen
Memacu dormansi biji agar tidak berkecambah

5. Hormon gas etilen
Asal kata : Bahasa Latin
Penemu : R. gene (1934)
Objek penelitian : buah yang masak
Hasil penelitian : Gas etilen mempercepat pemasakan buah
Jenis : hormon tumbuhan yang berbentuk gas
Kesimpulan : Pembentukkan gas etilen dipengaruhi oleh O2 dan dihambat oleh CO2

Fungsi hormon gas etilen
Mempercepat pematangan buah
Menghambat pemanjangan akar, batang dan pembungaan
Menyebabkan pertumbuhan batang menjadi kokoh dann tebal
Merangsang proses absisi
Interaksi antara etilen dengan auksin memacu proses pembungaan
Interaksi antara etilen dengan giberelin mengontrol rasio bunga jantan dengan bunga betina pada tumbuhan monoceus

6. Hormon Luka/Kambium luka/Asam traumalin
Hormon yang merangsang sel-sel daerah luka menjadi bersifat meristematik sehingga mampu mengadakan penutupan bagian yang luka
Vitamin B12 9riboflavin), piridoksin (vit. B6) asam ascorbat (vit. C), thiamin (vitamin B1), asam nikotinat merupakan jenis vitamin yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan pertumbuhan dan perkembangan
Vitamin berperan sebagai kofaktor

7. Hormon Kalin
Dihasilkan pada jaringan meristem.
Memacu pertumbuhan organ tubuh tumbuhan
Jenisnya adalah:
a. Fitokalin : memacu pertumbuhan daun
b. Kaulokalin: memacu pertumbuhan batang
c. Rhizokalin: memacu pertumbuhan akar
d. Anthokalin: memacu pertumbuhan bunga dan buah
Florigen hormon tumbuhan yang khusus merangsang pembentukan bunga

Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan

1. Unsur hara
Kebutuhan unsur hara untuk proses pertumbuhan dan perkembangan:
Unsur makro
Unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak: C, H, O, N, S, P K, S, Ca, dan Mg
Unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit: Fe, B, Mn, Cu, Zn, Mo, Cl dan Ni
Unsur karbon diambil tumbuhan dalam bentuk CO2
Unsur hidrogen diambil tumbuhan dalam bentuk H2O
Oksigen diambil tumbuhan dalam bentuk CO2. H2O dan O2
Unsur C, H, dan O merupakan unsur utama penyusun Karbohidrat, lemak dan protein
Gejala Kekurangan unsur hara disebut defisiensi

2.Suhu
Pertumbuhan dan perkembangan dipengaruhi oleh suhu
Suhu yang baik untuk pertumbuhan adalah sushu optimum
Pertumbuhan dan perkembangan akan terhambat bila berada pada suhu minimum dan maksimum
Vernalisasi adalah peningkatan perkecambahan atau pembungaan oleh suhu rendah
Istilah vernalisasi diperkenalkan oleh Trofim Denisovich Lysako tahun 1920

3.Kelembaban
Kelembaban tanah dan kelembaban udara mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Tanah yang lembab dan udara yang kering mempercepat pertumbuhan dan perkembangan

4.Cahaya
Cahaya (merah, biru, nila dan violet) berperan sebagai sumber energi dalam proses fotosintesis.
Pertumbuhan kecambah ditempat yang teduh akan berlangsung cepat, tetapi abnormal  etiolasi
Daun tanaman yang terkena cahaya lebih kecil dan mesofilnya lebih tebal dibandingkan yang sedikit mendapat cahaya.
Stomata tanaman yang terkena cahaya ukurannya kecil dengan jumlah yang banyak dibandingkan yang sedikit mendapat cahaya
Akar tanaman yang terkena cahaya lebih lebat dibandingkan yang sedikit mendapat cahaya

Efek fotoperiodisme, merupakan respon tumbuhan terhadap panjang pendek sinar matahari.
Fotoperiodisme pada tumbuhan dikendalikan oleh fitokrom (sterling B. Hendrik)
Berdasarkan respos tumbuhan terhadap panjang pendeknya waktu penyinaran, tumbuhan dibedakan atas:

Tumbuhan hari pendek ) short day plant)
Tumbuhan yang berbunga ketika siang hari kurang dari 12 jam

Tumbuhan hari panjang (long day plant)
Tumbuhan yang berbunga ketika siang hari lebih panjang dari 12 jam

Tumbuhan hari netral (neutral day plant)
Tumbuhan yang berbunga tidak dipengaruhi oleh panjang pendeknya penyinaran matahari

5. Air
Air merupakan senyawa yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Air sebagai pelarut unsur hara dalam tanah, dan memelihara temperatur tanah.
Pertumbuhan berlangsung efektif pada malam hari, karena kandungan air dalam tumbuhan lebih tinggi dari pada siang hari

6. pH
pH sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Pada kondisi pH normal, kandungan unsur-unsur yang diperlukan seperti Ca, Mg, P dan K cukup tersedia.
pH asam memiliki kandungan unsur Al, Mo, Zn yang dapat meracuni tumbuhan.

Foto Saya
BloG'e Mz DHmaZ
Untuk mencapai kesuksesan, kita jangan hanya bertindak, tapi juga perlu bermimpi, jangan hanya berencana, tapi juga perlu untuk percaya. To accomplish great things, we must not only act, but also dream; not only plan, but also believe.
Lihat profil lengkapku
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More